Ekosistem Pendidikan Kedokteran Haji
MK-D03 · Modul 6 dari 10
← Daftar Modul
MK-D03 — Kedokteran Haji Terintegrasi Rotasi KlinisSintesis

Modul 6: Workshop Menyusun Portofolio Pembelajaran Terintegrasi per Stase

A. Tujuan Pembelajaran

1. Pengetahuan

  • Menerapkan struktur portofolio empat komponen (Modul 5) ke dalam latihan penyusunan konkret berbasis templat.

2. Sikap

  • Menunjukkan disiplin dalam mengikuti format dokumentasi yang konsisten agar portofolio dapat dinilai secara objektif.

3. Psikomotor

  • Menghasilkan satu entri portofolio lengkap (log mingguan, catatan simulasi, ringkasan reflektif, atau dokumentasi promkes) sebagai latihan langsung dalam workshop.

B. Deskripsi

Modul ini adalah sesi workshop praktis yang mengubah pemahaman konseptual mengenai portofolio (Modul 5) menjadi keterampilan menulis konkret. Alih-alih membahas topik baru, mahasiswa dipandu langkah demi langkah menyusun satu entri portofolio nyata dari pengalaman stase yang sedang atau baru saja dijalani, menggunakan templat yang konsisten dengan empat komponen yang telah dibahas pada Modul 1–5.

C. Materi Inti

1. Templat Entri Portofolio

Elemen Entri

Pertanyaan Panduan

Konteks kasus/kejadian

Apa yang terjadi, di stase mana, kapan?

Kompetensi klinis umum yang dipelajari

Keterampilan atau pengetahuan apa yang sedang dibangun?

Titik temu dengan Kedokteran Haji

Bagaimana ini relevan dengan konteks jemaah haji?

Refleksi pribadi

Apa yang saya pelajari, dan apa yang masih perlu diperdalam?

2. Langkah Workshop

  • Pilih satu pengalaman klinis nyata dari stase yang sedang/baru dijalani (Interna, IGD, Kardiologi-Paru, atau IKM).
  • Isi templat empat elemen di atas secara ringkas namun spesifik — hindari deskripsi umum yang bisa berlaku untuk kasus mana pun.
  • Tukar hasil dengan sesama mahasiswa Joint Degree untuk saling memberi umpan balik mengenai kedalaman refleksi.
  • Revisi berdasarkan umpan balik, lalu simpan sebagai entri resmi portofolio.

Kriteria entri yang baik

Entri portofolio yang baik bukan sekadar mencatat 'saya melihat pasien X', melainkan menunjukkan proses berpikir eksplisit yang menghubungkan pengalaman klinis dengan pertanyaan atau wawasan baru terkait Kedokteran Haji.

3. Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

  • Entri terlalu umum, tidak menyebut detail kasus spesifik.
  • Refleksi berhenti pada deskripsi kejadian tanpa pertanyaan atau wawasan lanjutan.
  • Mengabaikan aspek kerahasiaan pasien saat mencantumkan detail kasus.
  • Menunda pengisian hingga jauh setelah kejadian, sehingga detail penting terlupakan.

D. Ilustrasi Kasus (Vignette)

Vignette: Dari Entri Umum ke Entri Bermakna

Draf awal seorang mahasiswa berbunyi: "Hari ini saya melihat pasien diabetes di bangsal Interna." Setelah mendapat umpan balik dari rekan workshop, ia merevisinya: "Pasien Tn. S, 68 tahun, diabetes tidak terkontrol dengan riwayat pernah mengalami kelelahan berat saat umrah. Saya belajar bahwa riwayat perjalanan jauh sebelumnya adalah data anamnesis penting yang sering terlewat. Saya masih perlu mempelajari lebih lanjut bagaimana menyesuaikan dosis insulin untuk aktivitas fisik tinggi."

Pertanyaan Reflektif

  • Apa perbedaan mendasar antara dua versi entri di atas yang membuat versi kedua lebih bermakna sebagai bahan portofolio?
  • Susun satu entri portofolio Anda sendiri menggunakan templat empat elemen pada modul ini.

E. Referensi

1. Perpustakaan Digital ABBA. Sintesis internal MK-D03 berdasarkan Buku D3 Bab 5. [Sumber internal ekosistem].

2. Buckley S, Coleman J, Davison I, Khan KS, Zamora J, Malick S, et al. The educational effects of portfolios on undergraduate student learning: a Best Evidence Medical Education (BEME) systematic review. BEME Guide No. 11. Med Teach. 2009;31(4):282-298. Available from: https://doi.org/10.1080/01421590902889897