Modul ini adalah sesi workshop praktis yang mengubah pemahaman konseptual mengenai portofolio (Modul 5) menjadi keterampilan menulis konkret. Alih-alih membahas topik baru, mahasiswa dipandu langkah demi langkah menyusun satu entri portofolio nyata dari pengalaman stase yang sedang atau baru saja dijalani, menggunakan templat yang konsisten dengan empat komponen yang telah dibahas pada Modul 1–5.
Elemen Entri | Pertanyaan Panduan |
|---|---|
Konteks kasus/kejadian | Apa yang terjadi, di stase mana, kapan? |
Kompetensi klinis umum yang dipelajari | Keterampilan atau pengetahuan apa yang sedang dibangun? |
Titik temu dengan Kedokteran Haji | Bagaimana ini relevan dengan konteks jemaah haji? |
Refleksi pribadi | Apa yang saya pelajari, dan apa yang masih perlu diperdalam? |
Kriteria entri yang baik
Entri portofolio yang baik bukan sekadar mencatat 'saya melihat pasien X', melainkan menunjukkan proses berpikir eksplisit yang menghubungkan pengalaman klinis dengan pertanyaan atau wawasan baru terkait Kedokteran Haji.
Vignette: Dari Entri Umum ke Entri Bermakna
Draf awal seorang mahasiswa berbunyi: "Hari ini saya melihat pasien diabetes di bangsal Interna." Setelah mendapat umpan balik dari rekan workshop, ia merevisinya: "Pasien Tn. S, 68 tahun, diabetes tidak terkontrol dengan riwayat pernah mengalami kelelahan berat saat umrah. Saya belajar bahwa riwayat perjalanan jauh sebelumnya adalah data anamnesis penting yang sering terlewat. Saya masih perlu mempelajari lebih lanjut bagaimana menyesuaikan dosis insulin untuk aktivitas fisik tinggi."
1. Perpustakaan Digital ABBA. Sintesis internal MK-D03 berdasarkan Buku D3 Bab 5. [Sumber internal ekosistem].
2. Buckley S, Coleman J, Davison I, Khan KS, Zamora J, Malick S, et al. The educational effects of portfolios on undergraduate student learning: a Best Evidence Medical Education (BEME) systematic review. BEME Guide No. 11. Med Teach. 2009;31(4):282-298. Available from: https://doi.org/10.1080/01421590902889897